Cari

bacaanbiasa

pertanggungjawaban terhadap Tuhan dan bacaan-bacaan

Guru-guru Saya Adalah

Entah sampai kapan. Aku masih ingin terbentur dengan prasangka-prasangkaku sendiri dalam membaca tiap laku hidup keduanya. Yang kupikir muaranya ialah: kesederhanaan, kesadaran.

Iklan
Featured post

Bakti Ibuk-Bapak Pasca Aku Lulus Kian Nyata

  April 2018 lalu aku dinyatakan lulus berkat ujian skripsi yang nggak serius-serius banget kukerjakan. Satu-dua-tiga dosen yang peduli sedari awal memberi kawruh, skripsiku bisa digarap lebih serius dari yang kukehendaki. Tapi daya analisis dan tekad intelektualku yang buruk menampiknya.... Continue Reading →

Usia Begitu Sia-sia, Sementara Sikap Bodo Amat Enggan Memihak

Di masa paling lemah, hilang motivasi, hilang kebaikan, hilang segala-galanya. Di masa yang begitu itu aku melakoni hidup. Mengasingkan diri, menarik diri dari kerumunan, takut mengahadapi orang-orang, lebih-lebih takut menjadi tak asyik bagi orang lain. Satu-dua-tiga-atau sedikit teman bertahan dan... Continue Reading →

Narasi Luka Pernikahan

Lebih berat lagi, apabila sosok kakak selama ini nampak abai pada perempuan lain selain ibu dan adik perempuan satu-satunya yang manis dan penuh manja. Tiba-tiba mengenalkan perempuan lain sebagai calon istrinya. Adik perempuan jelas mengutuk waktu yang demikian kencang melaju. Luka terseret-seret arus waktu. Hidup si adik perempuan tak pernah penuh lagi.

Sketsa Wajah Dari Guru

Pameran tunggal Sigit Santosa di Solo memberi penguatan keyakinan: pergi ke pameran (atawa pementasan) seni – apapun itu jenisnya — ialah upaya manusia mengisi daya kebersahajaan hidup.

Catatan Kecil BWCF 2016 yang Lupa Dipublikasikan

Mengentaskan yang liyan dari kecacatan serius, ia mendapat sebagian dirinya, kendati tak segera utuh: melalui Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) 2016.

Membaca Sekilas Film dan Musik

dimuat di Subrubrik Mimbar Mahasiswa Solopos edisi 12 Desember 2017   Kita patut menutup tahun 2017 dengan sukacita. Para sineas dan pemusik Indonesia menghadiahi kita dengan karya-karya yang memanjakan pikir. Film-film juga karya-karya musik sehat terus menghidupi kita di sepanjang... Continue Reading →

Nafsu Egois

: sebuah catatan kontemplatif   Di antara hal-hal yang digandrungi publik di masa-masa belakangan ini Ambil contoh gampangnya: hijrah sandang, nikah muda Aku tidak punya porsi (ketertarikan apalagi sedikit sahaja kemampuan menalar) di situ Kupikir aku sakit   Aku tidak... Continue Reading →

Orangtua Jadi Hal yang Utama dan Pertama dalam (Ber)cinta

: terbit di gangkecil.com dengan judul Orangtua dalam Urusan Asmara Kita   Kata Pak Iman Budhi Santosa, setiap pengunjung perpustakaan yang membaca buku-buku sebaiknya meninggalkan catatan pembacaan kepada para pustakawan. Tidak perlu panjang-panjang. Pendek sahaja. Gagasan itu pernah disampaikan kepada... Continue Reading →

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑